Research Solutions for
Sustainable Environment
Kilasan
Bumi merupakan suatu kesatuan ekosistem. Ekosistem terbentuk dari hasil interaksi antara komponen abiotik, biotik, dan kultural. Fenomena yang terjadi di dalam ekosistem tidak lepas dari interaksi ketiga faktor tersebut. Komponen abiotik merupakan komponen dari gugus meteorologis, geologis dan hidrologis; antara lain berupa iklim, batuan, tanah, dan air (air permukaan, air tanah, air atmosferik). Komponen biotik berupa flora dan fauna yang terkait erat dengan keanekaragaman hayati. Komponen kultural berupa berbagai aspek aktivitas manusia yang pada akhirnya meninggalkan jejak antropogenik. Lanskap merupakan salah satu bentuk ekosistem. Komponen-komponen penyusun lanskap saling berhubungan (interrelationship) dan saling bergantung (interdependency) satu dengan lainnya.
Pada hakikatnya, sebuah ekosistem memiliki kemampuan untuk melakukan pemulihan secara alami terhadap gangguan atau pencemaran. Namun kemampuan tersebut dibatasi oleh sebuah konstrain yaitu kapasitas pemulihan yang dimiliki oleh ekosistem tersebut secara alamiah yang dikenal dengan isitilah daya dukung. Dari sisi lainnya, eksploitasi sumber daya lingkungan tidak bisa dihindari dalam rangka peningkatan kesejahteraan umat manusia. Namun seringkali kegiatan eksploitasi tersebut kurang mengindahkan daya dukung lingkungan sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan. Terlampauinya daya dukung lingkungan menimbulkan kerugian yang umumnya intangible yang dalam kurun waktu tertentu dapat menghentikan proses pembangunan itu sendiri.
Tentang Kami




Info Terbaru

Kunjungan ke BP2D Jabar

Kunjungan Fakultas Teknologi Pertanian UNPAD

Kunjungan PT. Menthobi Hijau Lestari

Kunjungan ke PT. Sinerga Nusantara Indonesia
Kelompok riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi antara pemanfaatan sumberdaya lingkungan dengan daya dukungnya, maka diperlukan pengelolaan dan pemanfaatan ruang berbasis ecoregion (berwawasan lingkungan) untuk mengharmoniskan berbagai sektor kegiatan di atas bentang alam. Untuk itu diperlukan berbagai penelitian yang mengkaji dinamika lingkungan pada skala lansekap (bentang alam) untuk mendukung optimalisasi pengelolaan dan pemanfaatan ruang yang berkelanjutan dengan pendekatan daya dukung lingkungan.





